21/06/2018
Selasa, 13 Maret 2018 | 21:01:02

Jadi, mau Ditambah Berapun Jalan Tidak Mungkin Mengimbangi

Jadi, mau Ditambah Berapun Jalan Tidak Mungkin Mengimbangi
Rabu, 14 Maret 2018 – 03:33 WIBjpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengharapkan semakin banyak pengguna kendaraan pribadi beralih menggunakan angkutan umum massal setelah diberlakukannya sistem ganjil genap di tol. Data menunjukkan mereka yang terdampak kebijakan ganjil genap di pintu tol Bekasi ada kecenderungan berangkat lebih pagi, sehingga bisa masuk melalui akses pintu Tol Bekasi ke Jakarta sebelum pukul 06.00 WIB. “Memang masyarakat dapat menentukan pilihan sendiri, tapi tentu melelahkan jam 4 pagi sudah berangkat dari rumah menuju ke kantor meski pakai mobil sendiri,” tutur Bambang Pri. Karena itu dia menyarankan agar berpindah ke angkutan umum massal. Terlebih, peningkatan jumlah kendaraan pribadi setiap tahun jauh lebih tinggi dibanding peningkatan kapasitas jalan. "Jadi mau ditambah berapun jalan tidak mungkin mengimbangi peningkatan jumlah kendaraan pribadi,” kata Bambang. Implementasi paket kebijakan penanganan kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek ini menurut Bambang bisa menjadi momentum bagi pengguna kendaraan pribadi untuk beralih menggunakan angkutan umum massal. Perubahan perilaku harus dimulai dari sekarang karena ke depan sarana dan prasarana angkutan massal yang disiapkan pemerintah seperti KRL dan MRT akan segera selesai pembangunannya. “Siapa nanti yang akan naik KRL dan MRT kalau sampai hari ini kita tidak memulai merubah perilaku untuk beralih naik angkutan umum massal?," tanya Bambang.(chi/jpnn)Berita TerkaitBerita LainnyaSponsored Contentloading... .SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: georgia!important; } loading... .SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: georgia!important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0px!important; } Video PilihanSelasa, 13 Maret 2018Menakutkan! 75 Persen Sampah Dibiarkan SajaSelasa, 13 Maret 2018Presiden Minta Kazakhstan Dukung Kemerdekaan PalestinaSelasa, 13 Maret 2018Cita Citata Lebih Bebas Tanpa Pacar, Serius?Selasa, 13 Maret 2018Batal Nikah Zaskia Gotik PasrahSelasa, 13 Maret 2018Borneo Ingin Revans Atas Sriwijaya FC di Laga Perdana Liga 1Selasa, 13 Maret 2018Dihujat usai Berpose di Bahu Jalan Tol, Begini Kata SyahriniSelasa, 13 Maret 2018Video Kapal Kodam Jaya Tenggelam di Kepulauan SeribuSelasa, 13 Maret 2018"Ayo Belajar" Lagu Baru Ineth Spesial untuk Anak-Anak IndonesiaLet's block ads! (Why?) Sumber :https://www.jpnn.com/news/jadi-mau-ditambah-berapun-jalan-tidak-mungkin-mengimbangi