16/01/2018
Senin, 24 Desember 2012 | 18:00
lintas daerah - antara

Pengunjung Keluhkan Kemacetan Dan Fasilitas Objek Wisata

Pengunjung Keluhkan Kemacetan Dan Fasilitas Objek Wisata
Objek Wisata/ANTARA

OTDANEWS.COM, Bandarlampung - Pengunjung sejumlah objek wisata di Lampung yang dipadati ribuan orang dari berbagai daerah, mengeluhkan kondisi kemacetan arus lalu lintas dan fasilitas objek wisata yang dinilai masih minim.

Pada Minggu, sejumlah objek wisata pantai di kawasan Teluk Lampung dipadati penunjung, seperti objek wisata Pasir Putih dan Pulau Pasir di perbatasan Kota Bandarlampung dengan Kabupaten Lampung Selatan.

Abdullah (46), warga Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, mengaku mengajak seluruh keluarga besarnya untuk berwisata liburan ke pantai tersebut.

"Pasir putih menjadi pilihan keluarga saya, karena biaya masuk relatif murah dan biasanya tidak macet di perjalanan," kata Abdullah.

Beberapa tetangganya, menurut dia, juga banyak memilih berlibur ke objek wisata lainnya seperti Kelapa Rapet dan pantai Mutun.

Namun sejumlah pengunjung objek wisata pantai itu mengeluhkan banyak di antara mereka yang terjebak kemacetan di jalan, sehingga perjalanan menjadi lebih lama.

Namun objek wisata Pasir Putih sekali pun banyak didatangani pengunjung namun tidak disertai dengan perbaikan fasilitas yang diperlukan.

Nuraini (39), warga Kemiling, Bandarlampung, mengeluhkan wahana permainan di THR Pulau Pasir tidak banyak yang berubah dari puluhan tahun sebelumnya.

"Saya terakhir berkunjung ke Pasir Putih sekitar tahun 1995, dan saat saya datang lagi ke sana, kondisinya masih tetap sama dan tidak banyak yang berubah," kata dia pula.

Bahkan, menurut Nuraini, di lokasi wisata itu justru terjadi pengurangan wahana bermain anak-anak.

"Dahulu ada kincir angin dan pondokan, tapi sekarang justru permainan dan fasilitas itu tidak ada lagi," ujar dia.

Para pengunjung objek wisata pantai di Lampung itu berharap, pihak pengelola dapat meningkatkan fasilitas objek wisata tersebut, agar pengunjung lebih banyak dan menjadi terpuaskan saat berada di tempat wisata tersebut. (ANTARA)

Dibaca : 487 kali